Tiap genset yang baik memiliki 3 macam kapasitas, yaitu:

1. Continuous (continuous ratinng)
2. Prime (prime rating)
3. Stand By (stand by rating)
Beberapa produsen mesin genset secara eksplisit menuliskan 3 macam kapasitas ini, namun banyak pula yang hanya mencantumkan 1 kapasitas saja, yaitu kapasitas Prime. Karena itu, dalam memilih genset, hendaknya Anda jeli mencermati kapasitas genset apa yang ditawarkan oleh vendor, dan tentukan pula bagaimana genset tersebut akan Anda pakai.PRIME RATING
Prime Rating adalah kapasitas beban yang diharapkan dapat ditanggung genset untuk waktu yang tak terbatas. Beban juga bisa berfluktuatif naik turun (beban kejut), tetapi total beban diharapkan berkisar pada 60-70% nilai kapasitas Prime yang tertera. Dalam kondisi ini genset dapat berjalan 24 jam sehari – 7 hari seminggu (24/7), tanpa henti, kecuali untuk perawatan rutin.Tapi jika hendak dipakai 100% dari kapasitas Prime, lebih baik genset tidak dipakai lebih dari 8 jam sehari.

Jadi, misalnya kapasitas Prime yang tertera adalah 100KVA, maka genset dapat dipakai secara terus menerus (kontinu) pada kisaran 60-70KVA, dengan asumsi akan ada naik-turun beban atau beban kejut. Namun jika genset diharapkan menanggung 100KVA + beban kejut, lebih baik batasi pemakaian genset pada 8 jam sehari.

Jika Anda tidak menanyakan jenis kapasitas genset, biasanya Vendor akan memakai Prime Capacity sebagai dasar pembuatan penawaran.

CONTINUOUS RATING
Continuous Rating (Kapasitas Berkelanjutan) adalah beban konstan yang dapat ditanggung oleh genset secara terus menerus (continuous). Kata kuncinya adalah KONSTAN. Beban konstan artinya besar beban relatif stabil, tidak berubah-ubah dan minim beban kejut. Dalam kondisi ini genset dapat dijalankan 24/7, kecuali untuk perawatan.

Biasanya kapasitas Continuous yang tertera adalah 90-95% dari kapasitas Prime. (Misal kapasitas Prime tertera 100KVA, maka kapasitas Continuous bisa tertera 90-95KVA). Idealnya genset hanya dibebani 70-80% kapasitas Continuous yang tertera.

STAND BY RATING
Stand By Rating (Kapasitas Siaga) adalah kapasitas genset yang ditetapkan dengan pertimbangan bahwa genset jarang digunakan sehingga punya banyak waktu untuk istirahat (menjadi dingin), sehingga kapasitas Stand By yang tertera bisa 5-10% lebih besar daripada kapasitas Prime yang tertera. (Misal kapasitas Prime 100KVA, maka kapasitas Stand By yang tertera bisa berkisar antara 105-110 KVA).

Genset yang dipakai berdasarkan kapasitas Stand By-nya tidak boleh menanggung beban lebih besar dari yang kapasitas Stand By yang tertera. Jika dipakai untuk menanggung beban 100% kapasitas Stand By tertera, genset sebaiknya hanya berjalan 1 jam saja, dan tidak lebih dari 100 jam per tahun!

KESIMPULAN
Pada prinsipnya, tiap genset didesain untuk menanggung beban sesuai Prime Rating-nya. Jika dipaksa menanggung beban lebih besar dari Prime Rating pun sanggup asalkan tidak terlalu sering dan terlalu lama. Namun jika diberi beban yang ringan dan stabil (Continuous Rating), ia bisa berjalan terus menerus tanpa perlu istirahat.

Mudahnya seperti ini. Untuk Genset 100kVA (80kW) – (Prime Rating) yang ditawarkan berarti Continuous Rating nya adalah 80kVA (64kW).

– See more at: http://versa.herosoftmedia.com/2015/06/08/memahami-kapasitas-genset/#sthash.ka0ENo0R.dpuf.