Manajer Data Center menawarkan layanan co-location dan cloud service dengan jaminan 100% uptime. Umumnya orang akan mengatakan hal tersebut tidaklah memungkinkan. Namun hal itu telah menjadi persyaratan mutlak dalam bisnis ini saat ini. Jika pelayanan yang diberikan dirasa tidak sesuai ekspektasi pelanggan, maka klien dapat menuntut pengembalian dana, dan data center juga kehilangan kredibilitas. Hal ini menjelaskan mengapa data center menghabiskan jutaan dolar hanya untuk Genset cadangan,

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana Genset ini bekerja, saya menghubungi Cummins Power-Generation Unit Bisnis, yang telah membangun genset dari semua ukuran. Di Minnesota saya bertemu Richard Hallahan, Technical Marketing Manager untuk Data Center Pusat Data dan seorang profesional bersertifikat, dan dia mengantar saya ke ruang konferensi teknologi tinggi dan bertanya bagaimana dia bisa membantu.

Membeli Genset untuk Back Up Data Center

Pertanyaan pertama untuk Hallahan: Apa yang menjadi pertimbangan dalam membeli Genset Data Center?

Hallahan mengatakan langkah pertama adalah menentukan apa dan bagaimana infrastruktur distribusi listrik yang ada dapat memenuhi kebutuhan data-center. Untuk itu Hallahan menjabarkan sebagai berikut:

  • Memahami area raised floor, beban panas, dan luasan area atau jumlah rak yang tersedia. Karena itu akan membantu memperkirakan kebutuhan total konsumsi daya yang dibutuhkan. Hasilnya akan memberitahu Anda ukuran daya yang dibutuhkan.
  • Mendefinisikan daya tahan fasilitas yang tersedia, dengan berpedoman pada Uptime Institute‘s tier levels untuk pengambilan keputusan tentang model genset yang seperti apa yang dibutuhkan.
  • Menerapkan System Power Distribution yang baik, terutama ketika melakukan paralel beberapa genset sekaligus. Karena ini akan meningkatkan reliabilitas dan layanan data center itu sendiri

Dan perlu kita ketahui, Hallahan – sebelum pindah ke Cummins, ia membantu ‘TARGET” membangun data center terbesar di Minnesota dan merupakan satu satunya Data Center ‘bersertifikasi’ di Minnesota Uptime Institute.

Apa saja yang patut menjadi perhatian dalam back up genset ?

Genset dengan horsepower yang besar. Genset data center harus didesain untuk memenuhi persyaratan ini. Hal ini termasuk full power dalam hitungan detk. Hal ini juga berarti dapat menerima beban penuh saat diperlukan tanpa mempengaruhi performa umumnya.

Persyaratan ini tidaklah mudah. Mesin harus ditempatkan pada suhu operasi. Pompa oli khusus dibutuhkan agar oli dapat cepat naik melapisi tiap tiap metal sebelum bersinggungan

Yang tidak diketahui banyak orang. Genset kapasitas besar memiliki multiple starter untuk start up banyak hal secara bersamaan. Diantaranya, oli, saringan bahan bakar dan lain sebagainya. Genset menjadi hal yang vital dalam hal ini.

Power Distribution: Tier rating dan kebutuhan akan daya menentukan kapasitas genset disini. Redundansi dan keandalan sistem untuk mengalihkan genset secara online atau mengontrol beberapa genset yang berjalan secara paralel sangat penting.

Digital controls technology: Genset modern hampir semuanya menggunakan Digital Control. Pastikan Digital Control termasuk dalam paket penawaran yang anda terima. Dengan Panel Control Digital, anda dapat melakukan Remote Monitoring and Control. Operator Data Center dapat melakukan analisa mesin dan alternator, status, power transfer dan interkoneksi power tanpa perlu meninggalkan ruangan.

Untuk saat ini kapasitas terbesar yang kami miliki adalah produk CUMMINS memiliki model QSK95 mesin 16 silinder, 95 ltr dan 4000 horsepower yang dapat menghasilkan output sebesar 3.5 megawatt. Dengan mesin 16 silinder, 95 ltr dan 4000 horsepower.